Lafaz-lafaz berikutnya adalah **Kull** (semua) dan **Ajma'** (keseluruhan). Keduanya digunakan untuk menghilangkan kemungkinan *Takhṣīṣ* (pengkhususan) atau dugaan sebagian. Keduanya hanya digunakan untuk *Mu'akkad* yang berbentuk *Jamak* atau *Mufrad* yang dapat dibagi (*mujza'*). *Kull* wajib bersambung dengan Dhamīr, sedangkan *Ajma'* boleh tanpa Dhamīr (Bait 129).