Di luar semua kondisi **Wujūb** (Wajib) yang telah disebutkan (Iltibās, Ḍamīr Muttaṣil Fā'il, Ḥaṣr, Ḍamīr Rujū', Ism Ṣadārah), maka hukum asal urutan *Fā'il* dan *Maf'ūl bih* adalah **Jawāz** (Pilihan/Boleh dibolak-balik). Urutan di sini murni untuk tujuan *Balāġah* (Retorika) dan penekanan.