Bait ini memperjelas penggunaan lafaz **Ajma'** dan saudara-saudaranya (*Akta'a, Abṣa'a, Akmala*). Lafaz-lafaz ini tidak boleh digunakan sendiri untuk Taukīd kecuali pada kasus tertentu, tetapi **wajib didahului oleh *Kull*** atau *Jamā'* jika ingin digunakan secara berurutan. Ini menunjukkan bahwa *Kull* adalah penegas utama, dan *Ajma'* adalah penegas kedua (penguat dari *Kull*).